Featured Post

Promo Gojek November 2019, Buruan Pakai !!

Kode Promo Gojek November 2019, Buruan Pakai !! Layanan Gojek sudah banyak tersebar di berbagai kota di Indonesia sehingga memudahkan sia...

TopJek Saingan Berat, Jangan Anggap Remeh !!!

Nama Topjek sebagai pendatang baru di dunia bisnis ojek online mulai diperhitungkan sebagai saingan baru yang akan menempel ketat Gojek dan Grabbike. Persiapan yang serius nampaknya memang sedang dilakukan pihak Topjek untuk membuktikan bahwa Topjek tidak sekedar hadir atau mengikuti arus bisnis ojek online yang sedang booming. Apa indikasinya?

Analisa ini hanyalah analisa sederhana dengan membandingkan pendatang baru di dunia bisnis ojek online setelah Gojek dan Grabbike. Jika melihat persiapan dan kriteria yang diterapkan oleh Topjek, maka Topjek mengindikasikan akan merintis usaha di bisnis online ini secara perlahan dan bertahap dengan mengutamakan kualitas yang bagus.

Untuk itu coba kita lihat beberapa point yang mengindikasikan hal tersebut.

Website Topjek
Jika melihat website Topjek, maka kita akan melihat website tersebut secara tampilan sudah sangat menarik dan menunjukan nilai yang bagus bagi Topjek, website yang terlihat profesional. Dalam website tersebut juga disediakan menu untuk pendaftaran yang sangat mudah dan jelas bagi para pendaftar yang ingin bergabung menjadi driver Topjek. Menu pendaftaran online ini juga termasuk terobosan baru yang memudahkan keduabelah pihak (pendaftar dan pihak Topjek) dalam melakukan pendaftaran. 


 
topjek, ojek, ojek online, saingan, gojek, grabbike


Iklan Perekrutan Yang Tidak Tidak Jor-Joran
Jika kita mengamati iklan perekrutan driver Topjek, iklan perekrutan tersebut tidak dilakukan secara masif dengan banyak media. Cobalah lihat iklan Topjek ini yang hanya tampil 3 baris kalimat di mesin pencarian google. Jika kita menggunakan mesin pencari tersebut untuk kata kunci seputar ojek online, maka akan nampak iklan perekrutan driver Topjek.

Selain itu, Topjek juga memasang banner perekrutan driver yang dipasang di depan kantor Topek sehingga menarik perhatian pengguna jalan depan kantor.

Dengan sistem iklan tersebut pada kenyataannya mampu mendatangkan jumlah pendaftar yang mencapai ribuan.



Sistem Pendaftaran
Pada awalnya Topjek menggunakan 3 cara pendaftaran yaitu secara langsung, kirim dokumen via pos dan online. Namun sejak tanggal 3 Oktober 2015, pendaftaran hanya diberlakukan secara online saja.

Maklum, dalam seminggu sudah ribuan pendaftar yang ingin bergabung menjadi driver. Ini menunjukan antusias masyarakat bahwa Topjek juga bisa menjadi harapan untuk menambah penghasilan serta meningkatkan kesejahteraan para drivernya. 

Belajar dari pendahulunya yang menggelar perekrutan secara langsung yang ternyata penuh sesak dan padat maka solusi yang praktis dan efisien adalah pendaftaran secara online. Bisa kebayang kan kalau ribuan pendaftar harus memadati kantor Topjek untuk melakukan pendaftaran. 

Jadi pendaftar tidak perlu datang dan capek mengantri dan bagi pihak Topjek juga lebih mudah dalam melayani setiap pendaftar, cukup mengambil data yang sudah masuk dalam database dan menyortir sesuai kriteria yang diterapkan untuk selanjutnya dilakukan pemanggilan kependaftar terpilih.


Keinginan Untuk Menyejahterakan SDM (Sumber Daya Manusia)
Seperti yang disampaikan oleh Cempaka Adinda, Direktur dan Share-Holder Topjek, dalam membangun bisnis ojek online ini, pihak Topjek juga concern kepada Sumber daya manusia yang direkrut. Jadi tidak sekedar menggelar layanan di bisnis ojek online. Pihak Topjek juga memikirkan bagaimana caranya agar driver jangan sampai tidak mendapat orderan dari penumpang. Untuk apa banyak driver namun sepi order, itu yang menjadi pertimbangan Topjek.

Sebagai tahap awal, Topjek menargetkan untuk merekrut 10.000 driver dulu yang kemudian akan dievaluasi sesuai permintaan dan kebutuhan pasar nantinya. Dan untuk wilayah operasi pada tahap awal adalah Jakarta saja, namun tidak menutup kemungkinan untuk membuka layanan ojek online ini diluar Jakarta.


Proses Seleksi Yang Ketat
Untuk menghasilkan operasional layanan yang bagus, pihak TopJek memberlakukan kriteria calon drivernya secara ketat. Pengemudi Topjek disyaratkan tidak lebih dari usia 40 tahun. Para pendaftar juga harus memiliki smartphone sebagai sarana komunikasi dan usia motor kisaran 1 sampai 5 tahun terakhir. 

Syarat administrasi pada umunya yaitu SIM, KTP, KK dan dokumen pendukung lainnya. Selain syarat-syarat tersebut, pihak Topjek juga mensyaratkan kepada calon driver-nya bahwa pendaftar harus lulus tes lapangan dan psikotest.

Seperti pada penyelenggara bisnis ojek online lainnya, maka pihak TopJek juga memberikan jaket dan helm sebagai peralatan berkendara.


Adanya Tes Lapangan dan Psikotest
Pada tahapan akhir sebelum anda resmi menjadi driver Topjek, maka anda harus lolos pada tahap tes selanjuntya yaitu tes lapangan dan psikotest. Jika syarat adminstrasi dokumen anda lengkap namun tidak lolos dua tahap tes ini maka anda akan gagal.

Alasan Topjek mengadakan tes lapangan dan psikotest adalah alasan keamanan dan keselamatan penumpang. Topjek ingin layanan yang digelarnya memberikan keselamatan dan keamanan yang baik kepada konsumen. Untuk test lapangan, pihak Topjek akan turun langsung untuk menilai dan menguji kemampuan para calon driver dan untuk tes psikotest akan dilakukan secara online.

topjek, ojek, ojek online, saingan, gojek, grabbike
sumber : www.topjek.com


Privasi Nomor Telpon Penumpang
Sebagai bentuk pengamanan privasi pelanggan, Topjek telah membuat aplikasi yang dilengkapi dengan sistem penyembunyian nomor pelanggan. Kita ketahui bersama bahwa maraknya ojek online ini ternyata dimanfaatkan juga oleh pihak-pihak tertentu untuk hal-hal diluar komunikasi bisnis ojek sehingga membuat penumpang menjadi terganggu dan merasa tidak nyaman. 

Dengan kenyataan tersebut, pihak Topjek telah mengantisipasi dalam aplikasi Topjek-nya sehingga driver tidak dapat melihat nomor pelanggan. Untuk komunikasi antar driver dan penumpang  akan disediakan chat room khusus dalam aplikasi tersebut.

Dengan melihat persiapan awal Topjek dalam menggelar layanannya di bisnis ojek online tampaknya mereka memang ingin memberikan kualitas pelayanan yang prima, baik dari segi driver dan juga konsumennya.

Mari kita lihat bersama setelah launching Topjek yang direncanakan pada minggu awal November 2015.