Featured Post

Promo Gojek November 2019, Buruan Pakai !!

Kode Promo Gojek November 2019, Buruan Pakai !! Layanan Gojek sudah banyak tersebar di berbagai kota di Indonesia sehingga memudahkan sia...

Pengalaman Tes Safety Riding Ojek Online

Pengalaman Tes Safety Riding Ojek Online. Grabbike sebagai salah satu pemain bisnis ojek online tampaknya sedang melakukan penambahan driver di titik-titik/daerah yang dirasa masih kurang mitra driver-nya.
 
Dalam bulan Oktober 2015 ini Grabbike terlihat gencar membuka rekrutmen untuk menjadi driver Grabbike khususnya bagi mereka yang domisili di Depok dan sekitarnya serta Tangsel dan sekitarnya. Hal ini mengindikasikan bahwa permintaan jasa ojek online masih tinggi dan menarik sebagai lahan bisnis di dunia ojek online.

Buat masbro yang pingin daftar jadi driver Grabbike tentu banyak pingin tahu juga ada test apa saja dan bagaimana prosesnya. Jangankan untuk test, untuk cara mendaftar pun juga banyak yang ingin tahu bagaimana cara daftarnya serta pertanyaan-pertanyaan lainnya seperti bagaimana kalau belum punya SIM boleh daftar ngga, bagaimana kalau domisilinya beda boleh daftar ngga, bagaimana kalau SKCK nya masih diproses boleh daftar nggga serta pertanyaan-pertanyaan lain yang sering ditanyakan.

Selain tes/syarat berkas administrasi yang harus dipenuhi, maka ada tes teori dan lapangan juga dimana mas/mba diuji dalam pengetahuan berlalu lintas dan dalam hal mengendarai kendaraan bermotor yang disebut dengan tes Safety Riding (keselamatan berkendara). Dalam tes Safety Riding ini akan diuji kemampuan mas/mba sebagai calon driver apakah memenuhi kualifikasi driver ojek online atau tidak baik secara teori atau tes praktek.




Pengalaman Tes Safety Riding Ojek Online, grabbike, gojek, ojek online


Mengingat tidak semua calon driver tahu apa itu dan bagaimana tes Safety Riding, maka dalam tulisan kali ini akan berbagi tentang tes safety riding yang pernah dilakukan oleh Grabbike dalam bulan Oktober 2015 kemarin. Materi dalam tes safety riding ini bisa jadi berbeda-beda untuk setiap ojek online,  tes safety riding di Gojek bisa jadi beda dengan Grabbike, demikian juga di Topjek, Blujek, Ladyjek atau ojek online lainnya. Namun pada umumnya tidak beda jauh sebab secara aturan sudah ada standard dalam safety riding.

Pengalaman test safety riding ini adalah pengalaman test yang kemarin dilakukan di Taman Bunga Cibubur/ Taman Wiladatika.

Setelah mendapat pemberitahuan jadwal tes safety riding dari Grabbike tanggal sekian, maka siapin buat tesnya. Saran aja, sebaiknya baca dan pelajari tentang rambu-rambu lalu lintas dan hal-lain yang tidak jauh-jauh dari lalu lintas.

Ok, tibalah juga hari dimana jadwal test dilakukan. Setelah nyampai dilokasi, buat masuk ke Taman Bunga bayar loket dulu mas/mba. Karena Taman Bunga ini luas maka usahakan cari lokasi yang dekat dengan tempat test. 


Sesi Pemberian Materi
Abis parkir motor akhirnya masuk ke ruangan workshop. Disana kita harus isi daftar hadir (absen dulu) yang daftar-daftar namanya sudah disediakan oleh pihak Grabbike.

Jadi buat masbro yang belum dapat undangan tes safety riding mending ngga usah datang, sebab disana sudah dijadwalin sesuai nama-nama yang dipanggil.

Setelah absen, maka kita diminta mengisi formulir yang sudah disediakan, isilah formulir tersebut dan serahkan kembali ke panitia. Abis itu kita ambil fotokopian materi yang telah disediakan panitia. Jadi dalam rangkaian tes safety riding ini kita juga dikasih penjelasan tentang safety riding, kayak dikelas gitu dah, dijelasin ini itu tentang berlalu lintas dan berkendara. Dengerin baik-baik gan saat sesi pemberian materi ini siapa tahu bermanfaat saat tes teori.

 
Saatnya Tes Teori. Setelah sesi pemberian materi selesai akhirnya datang juga tes teori. Dalam tes teori ini mas/mba diminta untuk menyelesaikan soal-soal tentang berlalu lintas. Seperti saran sebelumnya, yaitu perdalam pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas dan hal-hal lain yang berkaitan dengan lalu lintas sebab kalau ngandelin dari fotokopian materi yang tadi dikasih ngga bakal cukup. Banyak materi dalam tes teori yang ngga ada di fotokopian, jadi siapin/baca materi sendiri. Dalam tes teori, kita masih bisa lihat-lihat materi yang ada di fotokopian tadi.

 
Saatnya Tes Lapangan
Abis tes teori maka akan dilanjutkan dengan tes lapangan. Pada tes lapangan ini, bawa motornya ke lokasi yang sudah ditentukan sebab pada tes ini akan diuji dalam berkendara.

Ok, saatnya dipanggil buat tes lapangan.

Ingat masbro, dalam tes lapangan ini semuanya dilakukan dalam posisi berboncengan. Kenapa demikian? Mengingat nantinya akan sering berboncengan dalam operasionalnya (fungsi utama ojek untuk nganter penumpang) maka test lapangan/safety riding tersebut juga dilakukan dengan mengajak pendaftar lainnya untuk seolah-olah menjadi penumpang.

Tes praktek lapangan ini dimulai dengan tes zigzag. Dalam tes zigzag ini kita diminta untuk melewati rintangan cone, belok kanan belok kiri menghindari cone yang dipasang, mirip tes SIM. Jarak antar cone kira-kira 1.5 meter. Dalam tes ini usahakan lancar, jangan sampai kaki turun saat melewati cone yang tadi dipasang biar skor kita tinggi. Kalaulah harus turun kaki, usahakan seminimal mungkin.


Pengalaman Tes Safety Riding Ojek Online, grabbike, gojek, ojek online



 
Setelah tes zigzag maka langsung diteruskan denga tes melingkar yang membentuk angka 8. Tes angka 8 ini dilakukan sebanyak 2 kali putaran, setelah tes angka 8 ada tikungan dan kemudian dilanjutkan tes halang rintang dengan melewati papan besi yang lebarnya sekitar 50cm.

Abis melewati papan besi selebar 50cm maka dilanjutkan dengan tes zigzag lagi tapi kali ini jarak antar cone-nya lebih lebar. Dan yang terakhir adalah tes braking. Pada tes braking untuk braking point dan berhentinya harus pas.

Jadi dalam tes lapangan ini kalau dibuat runutan, maka runutannya sebagai berikut : tes zigzag --> tes angka 8 , 2x putar --> tikungan --> lewati papan besi lebar 50 cm --> zizag lagi --> tes braking.

Dan mengingatkan kembali babhwa dalam tes lapangan tersebut dilakukan secara berbocengan. Jadi untuk lebih ringan dan mudah pilih aja teman/calon pendaftar lain yang sekiranya mudah untuk diajak berboncengan.


Selanjutnya kita bisa istirahat sambil menunggu tes lapangan yang kedua. 


Untuk tes lapangan yang kedua ini kita diminta untuk berkendara dengan motor secara beriringan. Jadi 10 orang bermotor diminta berjalan beriringan. Nanti pihak panitia akan mengikuti dibelakang sambil melihat cara kita berjalan beriringan tersebut. Panitia akan memberikan nilai terhadap masing-masing kita dalam iringan bermotor tersebut.

Abis tes beriringan, sudah selesai tes nya. Jika lolos maka pihak Grabbike akan melakukan pemanggilan kembali untuk proses selanjutnya seperti pengambilan atribut/training lainnya.

Itulah gambaran tentang tes safety riding yang dilakukan oleh Grabbike sebagai salah satu proses untuk menjadi driver di Grabbike. Semoga share pengalaman tes safety riding ojek online dapat bermanfaat bagi mas/mba yang ingin menjadi driver ojek online. Siapkan diri dengan baik untuk tes dan jangan lupa berdoa gan, semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam tes.

Jika tulisan pengalaman tes safety riding ojek online ini bermanfaat bagi anda, silakan dishare gan, mudah-mudahan kedepannya bisa bermanfaat juga bagi yang lainnya.