Tarif Driver Gojek Turun Lagi, Driver Gojek Mogok ?

Tarif Driver Gojek Turun Lagi, Driver Gojek Mogok ?

Perubahan tarif demi tarif di Gojek nampaknya akan terus berjalan, baik itu tarif untuk konsumen maupun tarif untuk driver Gojek. Setelah tanggal 18 Februari 2016 lalu Gojek merubah skema tarif untuk konsumen, kini giliran tarif untuk driver Gojek yang ikut berubah dari Rp 3.000/km menjadi Rp 2.500.

Tarif driver Gojek disini maksudnya adalah tarif atau uang yang akan diterima driver Gojek untuk per kilometernya. Jika sebelumnya driver Gojek akan menerima Rp 3.000/km maka dengan perubahan ini driver Gojek hanya akan menerima Rp 2.500/km dengan sistem bonus poin yang baru.

Dengan adanya perubahan tarif driver Gojek ini, berarti tarif driver Gojek sudah mengalami 2x perubahan yaitu yang pertama dari Rp 4.000/km ke Rp 3.000/km dan yang kedua dari Rp 3.000/km menjadi Rp 2.500/km. 

 gojek mogok, driver gojek mogok, gojek demo 2016, demo gojek 2016, driver gojek demo 2016


Driver Gojek Mogok ?
Turunnya tarif driver Gojek yang makin kecil tersebut tentunya dirasa semakin memberatkan para driver Gojek apalagi mereka juga harus membayar cicilan HP, atribut Gojek (jika masih ada), biaya nelpon konsumen saat koordinasi, biaya bensin, makan/minum, ganti spare part motor, service rutin motor dan juga untuk keperluan sehari-hari.

Belum lagi tingkat persaingan untuk mendapatkan penumpang yang dirasa sudah tidak sebanyak saat awal-awal Gojek diluncurkan, dulu order seperti tak ada hentinya masuk ke HP driver Gojek, namun sekarang sudah susah untuk mendapatkan order yang kontinue.

Turunnya driver Gojek yang makin menurun ini kemudian menimbulkan rasa kecewa kepada manajemen Gojek yang dirasa sudah tidak memperhatikan kesejahteraan para mitra Gojek yaitu para driver Gojek.

Rasa kecewa oleh para driver Gojek terhadap turunnya tarif driver Gojek ini juga dirasakan oleh para driver Gojek yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia dimana Gojek sudah menggelar layanannya seperti di Palembang, Makassar, Balikpapan. Para driver Gojek merasa makin berat saja dengan tarif driver Gojek yang baru tersebut.

Kondisi inilah yang kemudian memicu adanya keingingan untuk melakukan aksi mogok. Aksi driver Gojek mogok ini ingin menunjukan kepada manajemen Gojek agar para mitra jangan disepelekan tapi juga diperhatikan kesejahteraannya. 

 gojek mogok, driver gojek mogok, gojek demo 2016, demo gojek 2016, driver gojek demo 2016
aksi protes driver Gojek Palembang


Demo Driver Gojek 2016
Kabar dari komunitas-komunitas driver Gojek, mereka ingin melakukan demo driver Gojek dengan cara mogok kerja tidak mau nge-bid orderan Gojek. Hari Senin tanggal 14 Maret 2016 ini mereka ingin menunjukan kepada manajemen Gojek bahwa Gojek tidak bisa jalan tanpa adanya driver Gojek sebagai mitra. Ribuan order Gojek tanpa ada driver yang mau nge-bid juga percuma, ngga akan bisa jalan.

Pro dan kontra sesama driver Gojek terhadap aksi demo driver Gojek inipun juga terjadi. Ada driver yang setuju dan ada pula yang tidak setuju terhadap rencana demo Gojek mogok hari ini, masing-masing memiliki alasan sendiri-sendiri.

Jadi jika hari ini (Senin, 14 Maret 2016) anda yang sudah biasa naik Gojek dan susah mendapatkan driver Gojek mungkin disebabkan karena para driver Gojek demo dengan tidak mau mengambil orderan dari Gojek.


Menurut Anda?
Bagaimana menurut anda, apakah turunnya tarif driver Gojek menjadi Rp 2.500/km masih layak untuk para driver Gojek dengan segala keperluan operasionalnya? 

Lalu dengan adanya aksi demo driver Gojek 2016 dengan cara driver Gojek mogok ini akankah mendapat respon dari PT Go-Jek Indonesia ?







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tarif Driver Gojek Turun Lagi, Driver Gojek Mogok ?"

Poskan Komentar