Suspend Massal Gojek, Lebih Dari 7000 Driver Gojek Kena Suspend Gojek

Suspend Massal Gojek, Lebih Dari 7000 Driver Gojek Kena Suspend Gojek

Belakang ini ramai terdengar bahwa berita-berita tentang ojek online yang sedang tren di beberapa kota di Indonesia. Mulai dari Gojek, Grabbike, Ladyjek, Ojek Syari, Topjek, Uberjek dan banyak lagi bisnis ojek online lainnya. Pria/wanita, pengangguran, mahasiswa, tukang ojek bahkan sampai karyawan kantoran berebut ingin menjadi tukang ojek online. Wow, sungguh fantastis sekali daya tarik menjadi tukang ojek online ini.

Namun dibalik semaraknya pemberitaan ojek online ini ternyata ada cerita/pengalaman yang menyedihkan tentang persaingan diantara tukang ojek online itu sendiri. 

Jika anda mengikuti perkembangan tukang ojek online tentang bagaimana keluh kesah / suka dukanya dalam mencari nafkah melalui ojek online ini, maka anda akan dapat merasakan bagaimana perjuangan mereka untuk memberikan layanan yang terbaik kepada konsumen. Ada saatnya mereka gembira dengan order yang diterima dan ada saatnya serasa putus asa karena minimnya order yang masuk. Kalaupun ada yang masuk itupun kalah cepat dengan yang lain. Belum lagi masalah server error, jaringan yang tidak stabil, cicilan yang harus dibayar serta komplain pelanggan, kena suspend dll.

Gojek sebagai pioner dalam bisnis ojek online ini juga merasakan hal yang sama terkait persaingan yang terjadi antar tukang ojek online ini.

Di kalangan tukang ojek Gojek sudah ramai menjadi perbincangan bagaimana usaha mereka untuk mendapatkan order yang sebanyak-banyaknya. Mulai dari cara yang lurus-lurus saja sampai cara-cara yang ilegal/fiktif. Cara yang lurus-lurus saja atau dikenal sebagai cara bermain dengan polosan saja, misalnya mendekati ke area-area yang dinilai ramai dan potensial banyak order, meningkatkan kecepatan koneksi internet melalui bantuan modem, me-upgrade HP android sesuai prosedur dll, intinya tidak mengoprek sistem aplikasi dan tidak melakukan order fiktif.  Lalu apakah kaitannya dengan suspend Gojek secara masal ini?


Apalagi saat ini sistem sebaran order yang digunakan Gojek sudah sangat berbeda dengan yang dulu. Para tukang ojek online Gojek sangat merasakan perbedaan yang mencolok dalam penerimaan order yang dirasa sudah tidak seramai dulu saat awal-awal Gojek diluncurkan. 

gojek, suspend gojek, suspend gojek masal, suspend ojek online


"Sepinya" order yang dirasakan tukang ojek Gojek ini karena saat ini sistem Gojek hanya menyebarkan/me-broadcast order yang masuk ke beberapa driver Gojek yang berada dalam radius tertentu di dekat calon penumpang yang melakukan order. Hal ini berbeda dengan sistem sebaran Gojek saat awal-awal Gojek diluncurkan.

Dulu anda dapat melihat pada peta di aplikasi Gojek ketika anda akan order, di sekeliling anda berada pasti akan terlihat simbol driver Gojek yang banyak sekali(bejibun kayak daun pohon rindang) berada di sekeliling anda berada sehingga para driver Gojek yang bejibun itu akan menerima order.

Nah, saat ini kondisinya sudah berubah, sekarang sistem sebaran tidak disebar penuh ke sekeliling calon penumpang tapi hanya ke beberapa driver Gojek yang berada di sekitar calon penumpang, iya hanya ke beberapa saja.

Di tengah-tengah sistem sebaran yang dirasakan sepi ini akhirnya menjadi salah satu hal yang dapat memicu semakin agresifnya tindakan ilegal/fiktif yang dilakukan oleh driver Gojek, apalagi juga sering terjadi gangguan server yang menyebabkan makin sepinya order. Tindakan-tindakan ilegal inilah yang kemudian akan menimbulkan masalah bagi driver Gojek sendiri yaitu berupa tindakan suspend Gojek.

Cara-cara ilegal  seperti order fiktif yang dilakukan dengan cara order sendiri dan kemudian diambil sendiri juga atau mungkin saudara/teman yang diminta pura-pura order kemudian diambil sendiri dan yang lebih ekstrimnya adalah cara-cara yang berusaha mengoprek sistem aplikasi dengan harapan akan mudah menang/mudah nge-bid saat ada order yang masuk.

Fake GPS sebagai salah satu aplikasi android yang dapat digunakan untuk mengubah-ubah posisi/koordinat juga ramai menjadi bahan perbincangan dikalangan tukang ojek online. Bayangin saja dengan Fake GPS tersebut para driver ojek online dapat memindahkan posisi mereka ke sembarang tempat.

Dengan kemudahan pindah tempat (walaupun dia tidak berpindah secara nyata), aplikasi tersebut akhirnya digunakan untuk membuat order fiktif oleh para driver ojek online  sehingga seolah-olah mereka sudah menyelesaikan order tarikan ojek ke tempat tujuan padahal dianya sendiri tidak kemana-mana.

Jika hal ini terus-terusan terjadi maka para driver lain yang bermain polos-polos saja akan merasa dirugikan. Sudah order sepi maka akan dirasa makin sepi lagi karena persaingan sesama driver Gojek yang tidak sehat.

Dengan melihat banyaknya keluhan dan tindakan yang ilegal dari para driver Gojek, akhirnya pihak Gojek melakukan suspend Gojek (penangguhan) terhadap tukang ojek Gojek yang terbukti melakukan kecurangan dalam operasional pekerjaannya tersebut sehingga mereka yang kena suspend Gojek tidak bisa menerima order lagi dan jika ingin dibuka maka mereka harus ke kantor untuk melakukan klarifikasi jika memanbenar tidak bersalah.

Pada operasional harian Gojek sudah biasa melakukan suspend Gojek jika sistem mendeteksi adanya tindakan kecurangan, namun tentu saja tetap ada proses klarifikasi ke driver yang bersangkutan jika memang driver tersebut merasa tidak melakukan kesalahan.

Kabar terbaru dari Gojek terkait suspend Gojek ini adalah bahwa Gojek telah melakukan suspend Gojek secara masal kepada lebih dari 7.000 driver Gojek secara nasional. Sungguh angka yang luar biasa besarnya, lebih dari 7.000 driver Gojek terkena suspend Gojek. Dalam akun twitternya pihak Gojek sudah membenarkan adanya berita terkait suspend Gojek masal tersebut.


Siapa saja yang kena suspend Gojek ini?
Pihak Gojek menjelaskan bahwa yang kena suspend Gojek masal ini adalah driver-driver yang telah terbukti membuat order fiktif. Dalam menentukan driver yang kena suspend, pihak Gojek telah melakukan pengamatan cukup lama dan memiliki bukti-bukti yang kuat terhadap setiap individu yang tergabung sebagai driver Gojek. selain itu pihak Gojek juga telah memberikan beberapa kali peringatan bahwa Gojek tidak akan mentolerir kecurangan-kecurangan tersebut.

Lebih dari 7.000 driver Gojek se-Indonesia telah melakukan order fiktif dimana ia tidak melakukan order nyata namun ia dapat memperoleh pemasukan sampai jutaan rupiah per bulan.


Pihak Gojek Masih Memberi Kesempatan Terakhir
Pihak Gojek juga menyatakan kekecewaannya terhadap kondisi ini yang ternyata banyak driver Gojek yang melakukan kecurangan, namun Gojek masih memberikan kesempatan terakhir kepada driver Gojek yang terkenan suspend untuk tetap bergabung dengan Gojek. Dan sebagai tanda komitmen untuk tetap ingin bergabung tersebut maka pihak Gojek membuka kesempatan bagi driver yang kena suspend Gojek agar mengembalikan uang yang diperoleh secara fiktif tersebut kepada pihak Gojek sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Nadiem Makrim dibawah ini.

gojek, suspend gojek, suspend gojek masal, suspend ojek online
Pesan Nadiem Makarim


Dalam akun twitternya, pihak Gojek juga menyatakan bahwa driver-driver terbaik dan jujur saja yang nantinya akan akan dapat menjadi bagian dari keluarga besar Go-Jek Indonesia. Bagi Gojek, prioritas utama mereka adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para driver yang tergabung dalam Gojek di seluruh Indonesia.


Semoga saja dengan perbaikan-perbaikan yang sedang dilakukan Gojek ini dapat meningkatkan kualitas Gojek kedepannya baik dari sisi pelanggan, driver dan juga pihak Gojek sendiri. Pelanggan nyaman menggunakan Gojek, driver senang karena mendapatkan sumber penghasilan yang meningkat dan demikian juga pihak Gojek.


Mudah-mudahan suspend masal Gojek ini menjadikan Gojek dan mitra Gojek lebih baik  dan semoga tidak terjadi lagi suspend Gojek secara masal seperti ini.

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Suspend Massal Gojek, Lebih Dari 7000 Driver Gojek Kena Suspend Gojek"

  1. ini tulisan sebenarnya membela siapa bro....
    jelas ini membela perusahaan...

    BalasHapus
  2. sekedar saran, nambah lagi dong layanan di bidang jasa ketik online, biar ibu-ibu yang punya keterampilan ngetik pada daftar

    BalasHapus
  3. Benahi dulu sistem gojek hay nadiem begi app loe belum maksimal kenapa terjadi penipuan dan driver yg sudah bekerja di bawah kau bilang order fiktif dasar kary anak bangsa yg bedebah belajar dulu team it nya cek app tetangga hay nadiem bego .dasar sepihak aja lo itu bukan uang perusahaan tapi uang dari sistem lol

    BalasHapus