Mulai 21 Desember 2015 Sanksi Pemutusan Kemitraan Gojek Secara Otomatis

Mulai 21 Desember 2015 Sanksi Pemutusan Kemitraan Gojek Secara Otomatis.
 
Gojek terus berbenah untuk memperbaiki sistem baik yang berhubungan langsung dengan konsumen maupun perbaikan secara internal. Banyaknya komplain dari konsumen terhadap sistem yang sering error seperti susah topup, kredit Gojek terpotong yang tidak sesuai perhitungan, susah login ke aplikasi Gojek, susah memasukan alamat saat pesan Gojek, sistem cancel order yang masih salah serta hal lain yang masih sering dikeluhkan oleh pelanggan Gojek akan sangat mempengaruhi kontinuitas pelanggan dalam menggunakan Gojek kedepannya. Jika Gojek tidak segera memperbaiki sistemnya maka sangat mungkin terjadi pelanggan akan beralih ke layanan ojek online lainnya yang menawarkan layanan lebih memuaskan.


Disisi lain Gojek juga dihadapkan kepada masalah internal yang sangat serius yaitu tindakan kecurangan tukang ojek Gojek/driver Gojek yang sengaja melakukan berbagai tindakan diluar prosedur yang telah ditetapkan oleh pihak Gojek. Tindakan kecurang yang merugikan pihak Gojek jika dibiarkan tentu dapat mengganggu keberlangsungan Gojek serta dapat mempengaruhi driver Gojek lainnya untuk melakukan hal yang sama. Order fiktif, pemakaian Fake GPS autoroot aplikasi Gojek serta penggunaan autobid sangat dilarang oleh Gojek. Lalu apa hubungannya dengan
sanksi pemutusan kemitraan Gojek secara otomatis ?
 
Order fiktif adalah order yang dilakukan bukan dari konsumen asli yang benar-benar membutuhkan layanan Gojek. Misal order yang dilakukan oleh sang driver Gojek sendiri dan kemudian diambil oleh driver itu sendiri atau juga order yang disengaja dilakukan oleh saudara/kenalan driver Gojek sampai akhirnya orderan tersebut diambil driver Gojek yang dikehendaki.  
pemutusan gojek secara otomatis, pemecatan gojek secara otomatis
Aplikasi yang dilarang Gojek

Pemakaian fake GPS juga dilarang Gojek karena dapat digunakan untuk memanipulasi posisi/koordinat padahal objek yang sesungguhnya tidak berada pada lokasi tersebut. Manipulasi letak koordinat driver Gojek dapat mengganggu sistem perhitungan jarak tempuh driver Gojek yang ini juga terkait dengan perhitungan tarif Gojek serta kredit yang akan diberikan Gojek ke driver Gojek.

Auto root yang digunakan untuk menyeting ulang operating system pada ponsel android juga dilarang oleh Gojek. Penyetingan ulang operating system dapat dimanfaatkan sebagai celah untuk memodifikasi software sehingga akan membuka peluang untuk melakukan kecurangan terhadap aplikasi Gojek.


Tindakan lainnya yang saat ini ramai diburu dan diperbincangkan di kalangan driver Gojek adalah penggunaan autobid Gojek. Autobid Gojek ini digunakan untuk mengambil order yang masuk tanpa harus menekan menu ambil booking, semua dilakukan secara otomatis melalui modifikasi aplikasi Gojek atau dengan bantuan aplikasi lainnya. 




Dengan autobid Gojek ini seorang driver bisa dikatakan selalu menang saat ada order yang masuk dibanding driver Gojek yang tidak menggunakan autobid. Mengingat autobid Gojek ini bukan aplikasi standar dari Gojek, maka Gojek sangat melarang penggunaannya, selain itu juga sangat merugikan para tukang ojek Gojek lainnya.



Mulai 21 Desember 2015, Jika Ketahuan Curang Akan Dilakukan Pemutusan Kemitraan Gojek Secara Otomatis

Banyaknya kecurangan yang terdeteksi oleh pihak Gojek terhadap transaksi para driver Gojek menjadikan Gojek harus melakukan evaluasi dan mengambil tindakan, jika tidak ada evaluasi dan sanksi maka kecurangan-kecurangan akan terus bermunculan dan dapat merugikan pihak Gojek serta para driver Gojek lainnya yang bermain sesuai aturan.

Adanya sistem suspend Gojek yang terindikasi melakukan kecurangan adalah salah satu bentuk sanksi sebagai tindakan preventif untuk kecurangan yang lebih besar. Dan yang perlu dicatat adalah bahwa pihak Gojek juga memberikan proses klarifikasi terhadap indikasi kecurangan tersebut sebab tidak menutup kemungkinan bahwa transaksi yang dianggap aneh/curang tersebut juga bisa terjadi karena sistem yang sedang error sehingga bukan kesalahan driver semata.


Suspend massal Gojek kepada lebih dari 7000 driver Gojek merupakan tindakan dari Gojek terhadap indikasi kecurangan yang terekam dalam catatan  Gojek yang harus ditndaklanjuti, jika tidak segera diperbaikai maka akan semakin bertambah. Dan sekali lagi bahwa Gojek membuka proses klarifikasi untuk hal itu.

Bersiap-siaplah....info terbaru dari Gojek bahwa Gojek akan melakukan pemutusan kemitraan Gojek secara otomatis mulai tanggal 21 Desember 2015 kepada driver Gojek yang ketahuan melakukan tindakan kecurangan. Jika anda sebagai driver ketahuan curang maka anda dipersilakan untuk mengambil surat jaminan ke kantor Gojek setempat.

Dengan melihat sanksi yang akan diberlakukan Gojek mulai tanggal 21 Desember 2015, nampaknya Gojek memang sedang melakukan bersih-bersih terhadap mitra Gojek yang melakukan kecurangan.

Jika sebelumnya Gojek hanya memberlakukan tindakan suspend kepada driver Gojek yang dinilai melakukan kecurangan, maka mulai tanggal 21 Desember 2015 secara tegas Gojek akan melakukan pemutusan kemitraan terhadap driver Gojek/mitra Gojek yang terbukti berlaku curang tersebut.

 
Pemutusan Kemitraan Gojek Secara Otomatis
Info Gojek

Sanksi Suspend dan Pemutusan Kemitraan Gojek Secara Otomatis
Peringatan pemutusan secara otomatis kemitraan Gojek hendaknya jangan dianggap ringan/remeh mengingat sebelum-sebelumnya sudah didahului oleh sanksi-sanksi suspend dari Gojek.

Jika mengamati lebih jauh kenapa sanksi suspend Gojek ini ada, ini menunjukan bahwa Gojek masih membuka peluang bagi para mitra Gojek / driver Gojek untuk memperbaikinya tanpa harus memutuskan kemitraan asal yang bersangkutan dapat memperbaiki dan tidak melakukan hal-hal yang dapat dikatakan curang.


Namun dengan adanya peringatan pemutusan secara otomatis kemitraan Gojek/driver Gojek ini, nampaknya pihak Gojek sudah sampai keputusan bahwa siapa mitra yang curang maka putuslah kemitraannya dengan Gojek dengan tetap membuka proses klarifikasi/pengecekan jika mitra yang bersangkutan memang tidak merasa bersalah.


Pada akhirnya semua tergantung kita masing-masing, apakah ingin tetap bergabung sebagai mitra Gojek atau tidak. Jika ingin tetap bergabung sebagai mitra Gojek, maka bekerja jujur sesuai aturan yang ada adalah pilihan terbaik sehingga dapat terhindar dari sanksi pemutusan otomatis kemitraan Gojek yang akan diberlakukan mulai 21 Desember 2015 tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Mulai 21 Desember 2015 Sanksi Pemutusan Kemitraan Gojek Secara Otomatis"