Autobid Gojek Akankah Ketahuan?

Autobid Gojek Akankah Ketahuan?

Penggunaan aplikasi autobid Gojek akhir-akhir ini makin ramai diperbincangkan. Autobid Gojek ramai diburu karena bisa mengambil orderan Gojek yang masuk ke HP secara langsung tanpa harus melewati proses manual yaitu proses ngebid secara manual.

Sebagaimana diketahui bahwa setiap ada order yang masuk akan diperebutkan oleh sejumlah tukang ojek Gojek, siapa cepat ngambil/ngebid nya maka ia yang akan dapat orderan Gojek tersebut. Itulah proses yang secara normal/prosedural seharusnya dijalankan oleh setiap driver Gojek. Karena ada proses rebutan itulah maka setiap tukang ojek Gojek harus buru-buru ngambil saat ada order yang masuk.

Namun proses pengambilan orderan Gojek secara normal tersebut akhirnya diakali sedemikian rupa sehingga driver Gojek ngga perlu repot-repot rebutan ngambil order yang masuk melalui proses otomatisasi pengambilan order atau yang dikenal degan autobid Gojek.

Pada autobid Gojek ini driver Gojek tidak perlu repot rebutan ambil order yang masuk karena aplikasi sudah dioprek sedemikian rupa sehingga saat order masuk akan langsung diproses sehingga ia akan menang ngebid dibanding driver lainnya yang tanpa autobid Gojek. Driver Gojek lainnya akan kalah ngebid  sebab orderan sudah langsung disamber sama yang punya aplikasi autobid Gojek.



Kelemahan Autobid Gojek
Tukang ojek online Gojek ata driver Gojek tidak bisa memilah terlebih dahulu terhadap order yang masuk tersebut dari mana dan untuk tujuan kemana. Kenapa demikian? hal ini terjadi karena pada sistem autobid Gojek sifatnya otomatis, jadi saat ada order masuk maka saat itu pula langsung diproses tanpa harus melalui proses manual (menekan menu ambil) yang ada di aplikasi Gojek.

Berbeda halnya jika dilakukan secara manual maka order yang masuk akan terlihat untuk panggilan dari lokasi penjemputan mana dan tujuan akhir kemana.

Misal tempat penjemputannya tidak kita ketahui lokasinya maka kita bisa melewatkan orderan tersebut agar diambil oleh tukang ojek Gojek lainnya. Namun karena sudah diotomatisasi maka tukang ojek Gojek tidak bisa memilah mana yang mau diambil dan mana yang tidak.
autobid gojek, auto bid gojek, oprek gojek, gojek online
 Autobid Gojek Ilegal
Melihat sistem autobid Gojek seperti itu maka autobid Gojek jelas masuk dalam tindakan ilegal sebab pihak Gojek sudah tegas menyatakan bahwa driver tidak diperbolehkan mengubah/memodifikasi aplikasi yang sudah diberikan, semua ada standard dari pihak Gojek. Mengingat autobid Gojek ini ilegal maka sebaiknya para driver yang menggunakan autobid Gojek ini segera menghentikannya karena pasti akan ketahuan.


Autobid Gojek Akan Ketahuan?
Akankah autobid Gojek ini bakal ketahuan? Yakin jawabnya adalah iya akan ketahuan. Bagaimana cara ketahuannya?

PT Go-Jek Indonesia adalah startup lokal yang sedang tumbuh pesat dalam mengembangkan aplikasi berbasis android/iOS yang diawali dengan aplikasi Gojek sebagai aplikasi pemesanan layanan ojek/jasa kurir. Sebagai perusahaan yang booming dengan aplikasi on demand saat ini, maka PT Gojek juga ingin menjalankan bisnisnya secara baik, berkualitas dan bermanfaat, entah itu dengan mitra Gojek maupun kepada konsumen dan juga secara internal.

Keinginan untuk menjadi baik tersebut tentu juga harus didukung dengan aturan yang mengarah kepada semangat perusahaan untuk menjadi lebih baik dan lebih baik yang salah satunya adalah meminimalisir terjadinya kecurangan yang mungkin terjadi terhadap Gojek. Sistem suspend Gojek, pinalti serta aturan lainnya adalah contoh aturan yang diterapkan guna meminimalisir adanya tindakan kecurangan.

Ramainya autobid Gojek yang saat ini diperbincangkan tentu juga sudah terpantau oleh pihak Gojek. Diskusi-diskusi autobid Gojek melalui komunitas driver Gojek serta video yang disebar tentu sangat mudah untuk diketahui. Apa susahnya bagi Gojek untuk nimbrung di komunitas Gojek atau di komunitas ojek online lainnya sehingga mereka juga selalu update mengenai perkembangan yang terjadi di kalangan driver Gojek.

Setelah Gojek mengetahui adanya sistem autobid ini maka Gojek akan mengambil semua catatan/perekaman terhadap transaksi pada setiap driver Gojek. 


Bagaimana cara mendeteksi adanya sistem autobid dari data perekaman transaksi driver Gojek?


Jika sistem perekaman Gojek terhadap setiap transaksi driver Gojek lengkap maka hal ini sangat mudah untuk melihat adanya pelaku autobid. Perlu diingat bahwa sistem jaringan selalu ada delay/jeda waktu. Seperti halnya saat kita megirim SMS atau menelpon sesorang pasti ada delay saat SMS pertama kali dikirim dan saat diterima, demikian juga saat menelpon pasti terjadi nada tunggu sebelum akhirnya terjadi percakapan melalui telepon.

Catatan delay itulah sebenarnya yang dapat digunakan sebagai indikasi ada/tidaknya autobid. Jika sistem Gojek dapat mencatat saat pertama orderan disebar dan saat orderan tersebut diambil seorang driver Gojek, maka hal itu sudah cukup untuk mendeteksi adanya pengguna autobid Gojek.

Pada transaksi yang normal, tentu akan ada delay antara waktu saat orderan disebar dan waktu saat orderan tersebut diambil oleh seorang driver Gojek.

Misalkan saja dari data harian diketahui rata-rata delay pada transaksi normal adalah 35 detik. Angka rata-rat tersebut pasti berbeda jauh dengan angka delay yang terjadi pada driver yang menggunakan autobid Gojek.

Pada sistem autobid Gojek dimana saat orderan masuk langsung diproses maka delay yang terjadi pasti jauh lebih kecil dari 35 detik tersebut. Namanya juga otomatis pasti delaynya sangat kecil. Nah dari perbedaan delay inilah indikasi autobid Gojek dapat terdeteksi.


Dari kemungkinan diatas, masihkan menggunakan autobid Gojek? Jika nanti tiba-tiba kita di suspend oleh Gojek dengan alasan menggunakan autobid Gojek ini bagaimana?




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Autobid Gojek Akankah Ketahuan?"

Poskan Komentar